Sabtu, 25 Agustus 2012

TUGAS KEWIRAUSAHAAN ANANDA MAULIDIAH SMK N 3 XII AP 1


A.         Konsep AMDAL di area tertentu ..hal 10

Latar Belakang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan

Isu strategis terhadap upaya pengendalian lingkungan antara lain mencakup 3 unsur penting, yakni bagaimana menggali dan
a.    menemukan sumber polusi yang paling dominan,
b.    menemukan peredaran limbah yang membahayakan,
c.    melakukan solusi pemecahan.
Menggali dan menemukan sumber pencemar dilakukan lewat kajian dari aspek lingkungan, baik lingkungan alam maupun lingkungan sosial. Disadari bahwa manusia dan lingkungan saling berinteraksi dan saling mempengaruhi. Faktor mana yang lebih dominan pengaruhnya amat bergantung dari peran manusianya pada lingkungan tersebut.

Gambar di samping memberikan penjelasan bahwa kegiatan manusia di alam semesta ini selalu terkait dengan lingkungan, sehingga kegiatan manusia baik yang bersifat informatif atau melakukan aktivitas pikir dan fisik selalu berakibat terhadap lingkungan. Kegiatan yang sifatnya informatif adalah upaya merencanakan, memikirkan pemanfaatan sumber daya alam (SDA) secara efektif dan efisien. Artinya dalam hal pemanfaatan SDA perlu dipikirkan lewat perencanaan agar SDA dapat lestari, baik dari segi eksplorasi, eksploitasi dan saat dimanfaatan serta pasca dimanfaatkan.
Dampak penting suatu kegiatan manusia terhadap lingkungan hidup ditentukan oleh berbagai faktor, di antaranya:
a.    jumlah populasi manusia yang terkena dampak langsung,
b.    luasan wilayah yang terkena dampak,
c.    lamanya dampak tersebut berlangsung,
d.    intensitas atau periode berulangnya dampak yang terjadi,
e.    banyaknya komponen lingkungan lain yang terkena dampak,
f.     sifat dampak terhadap kehidupan yang lebih luas.



Pengertian dan Ruang Lingkup Analisis Mengenai Dampak Lingkungan

AMDAL atau Analisis Mengenai Dampak Lingkungan adalah kajian mengenai dampak besar dan penting suatu usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan suatu usaha dan/atau kegiatan. Tujuan dan sasaran AMDAL adalah untuk menjamin suatu usaha dan kegiatan pembangunan atau proyek agar dapat berjalan secara sinambung tanpa merusak lingkungan hidup. Kegiatan AMDAL ini dibuat saat mulai perencanaan proyek, yakni sebelum pembangunan fisik (bangunan gedung, bendungan, saluran irigasi dan sebagainya) dilaksanakan. Kegiatan yang akan dilaksanakan ini diperkirakan dapat memberikan pengaruh terhadap lingkungan hidup di sekitarnya.
Pengaruh terhadap lingkungan hidup yang dimaksudkan di sini adalah pengaruh dari aspek fisik, kimia, ekologi, sosial ekonomi, sosial budaya dan kesehatan masyarakat. Kegiatan AMDAL ini mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 1999 tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup.
Kegiatan AMDAL merupakan prasyarat yang harus dipenuhi dalam mengembangkan usaha yang berdampak luas pada masyarakat. Dengan demikian AMDAL bagi pemerintah daerah dimanfaatkan untuk bahan perencanaan pembangunan wilayah. Lewat kegiatan AMDAL maka pemerintah daerah memiliki bahan yang cukup dalam membantu masyarakat dalam rangka memutuskan rencana usaha dan menjamin keberlanjutan usaha yang akan dikembangkan.
Kegiatan AMDAL melibatkan 4 dokumen, yakni :
a.       Dokumen Kerangka Acuan Analisis Dampak Lingkungan Hidup. ( KA-ANDAL)
b.       Dokumen Analisis Dampak Lingkungan Hidup (ANDAL)
c.        Dokumen Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup (RKL)
d.       Dokumen Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup ( RPL)

Ke empat dokumen inilah yang nantinya akan dinilai layak atau tidaknya suatu proyek dilaksanakan. Tujuan akhir dari kegiatan AMDAL ini adalah memberikan alternatif solusi dalam mengurangi dampak negatif dari lingkungan. Dengan demikian lewat kegiatan AMDAL pemerintah daerah dan pusat memiliki cukup sumber informasi dalam mengambil keputusan boleh tidaknya dikemangkan usaha atau proyek di tempat itu.








B.         Siapa berani coba ?  (HAL 12)
1  .       Apa yang Anda ketahui mengenai modal usaha dan sumber-sumber modal usaha ?
2  .       Jelaskan perbedaan dari kebutuhan modal kerja dan modal investasi !
3  .       Jelaskan pengertian dan manfaat dari modal investasi dan modal kerja !
4  .       Sebutkan pengertian kredit serta fungsi dan manfaatnya !
5  .       Bagaimanakah prosedur pengajuan permohonan kredit ke bank atau lembaga keuangan lainnya ?
Jawab  :
1  . Modal usaha adalah harta yang dimiliki perusahaan yang di pergunakan untuk menjalankan kegiatan usaha atau membiayai operasional perusahaan tanpa mengorbankan aktiva yang lain dengan tujuan memperoleh laba yang optimal .
      Sumber-sumber modal usaha :
- Sweat Equity, modal keringat atau dalam bahasa kita lebih sering disebut modal dengkul. Potensi ini sering diabaikan padahal usaha-usaha besar seperti Microsoft, Facebook dlsb. dimulai dari modal dengkul ini. Artinya mulai usaha dengan apa yang ada pada diri Anda, ini yang paling mudah.
- Saving atau tabungan, bila Anda selama ini bekerja pada perusahaan atau instansi lain – besar kemungkinan Anda memiliki sejumlah tabungan baik di bank, dana pensiun, asuransi, pesangon perusahaan dlsb. Ini juga mudah, Anda tinggal mencairkannya dan mulai usaha.
- Friend & Family, Anda pasti juga punya teman dekat dan keluarga dekat. Bila di antara mereka ada yang memiliki kemampuan financial untuk memodali usaha Anda, maka yang ini biasanya juga tidak terlalu sulit untuk meyakinkannya.
- Angel Investor, pemodal individu yang tertarik dengan usaha Anda. Ini bisa siapa saja – tidak harus teman atau keluarga, asal Anda bisa meyakinkan dengan ide dan peluang usaha Anda – Anda bisa memperoleh modal dari mereka. Saya mengenal beberapa orang dari mereka ini, dan Anda bisa sampaikan ide Anda bila mau via saya. Hanya mereka ini sangat selektif, mereka memilih usaha kadang bukan karena pertimbangan bisnis, bisa karena selera dlsb. - jadi jangan kecewa bila ide usaha Anda ditolak.
- Venture Capital, mereka ini adalah perusahaan-perusahaan yang tertarik dengan usaha-usaha baru yang memiliki prospek yang sangat baik.  Mereka tidak segan untuk menanggung resiko investasi di usaha baru tetapi mereka juga punya ekpektasi besar terhadap hasil dari investasinya, jadi mereka akan sangatdemanding.
- Loan atau pinjaman, pada umumnya ini dari bank dan menuntut Anda untuk mempersiapkan segala sesuatunya sesuai standar bank. Bank biasanya hanya tertarik untuk usaha yang sudah jalan dan memilikitrack record yang baik.
- Merger and Acquisition , ini juga salah satu jalan untuk mendanai usaha melalui penggabungan dengan usaha lain yang secara sinergis bisa memperkuat perusahaan Anda baik dari sisi modal , pasar, resourcesdlsb.
- Initial Public Offering (IPO) atau menjual saham perusahaan Anda ke public. Persyaratannya cukup berat dan perusahaan Anda harus sudah exist beberapa tahun dan membukukan keuntungan.
- Crowd Funding atau pembiayaan oleh massa, ini adalah model pembiayaan baru dan potensinya luar biasa. Ide dasarnya adalah di jaman teknologi ini, bila Anda memiliki ide cemerlang dan unique kemudian Anda komunikasikan dengan baik – maka bisa saja ribuan orang di luar sana tertarik untuk rame-rame mendanainya. Karena potensinya yang luar bisa ini, di Amerika bahkan baru ditanda tangani oleh Obama undang-undang khusus masalah ini yaitu JOBS Act  (Jumpstart Our Business Startups Act) 2012.
- Mudharrabah Muqayyadah dengan melibatkan bank syariah sebagai juru tulis professional.

2  .       Modal kerja  digunakan untuk pembelian persediaan atau stock barang dagangan, serta menggantikan modal yang tertanam pada piutang , sedangkan Modal investasi  digunakan untuk membeli aktiva tetap, seperti mesin produksi, menambah bangunan gudang, menambah bangunan toko, membeli peralatan dan lain-lain, yang gunanya untuk meningkatkan kapasitas produksi usaha .
3  .       Modal kerja adalah modal yang di perlukan untuk kegiatan sehari-hari , sedangkan Modal investasi adalah jenis modal yang harus di keluarkan pada awal usaha dan biasanya digunakan untuk jangka panjang .
4.         - Pengertian kredit  :  Kredit adalah kemampuan untuk melaksanakan suatu pemberian atau mengadakan suatu pinjaman dengan suatu janji pembayarannya akan dilakukan pada suatu jangka waktu yang disepakati.
-   Fungsi kredit             :   Fungsi pokok dari kredit adalah untuk pemenuhan jasa pelayanan terhadap kebutuhan masyarakat (to Service the Society) dalam rangka mendorong dan melancarkan perdagangan, Produksi dan jasa-jasa bahkan konsumsi,yang kesemuanya itu ditujukan untuk meningkatkan taraf hidup manusia.
-          Manfaat kredit      :
1        .  Kredit dapat memajukan arus alat tukar barang dan jasa.
2        .  Kredit dapat mengaktifkan alat pembayaran.
3        .  Kredit dapat dijadikan alat sebagai Pengendali Harga .
4        .  Kredit dapat menciptakan alat pembayaran baru .
5        . Kredit dapat mengaktifkan dan meningkatkan faedah-faedah atau kegunaan              potensi-potensi ekonomi yang ada.


5.         Prosedur pengajuan kredit perbankan
            Berikut ini adalah persyaratan yang diminta bank dari masing-masing golongan debiturnya.


DEBITUR PERORANGAN

Debitur perorangan terdiri dari berbagai macam latar belakang profesi. Bisa dokter, artis, pegawai negeri, perancang busana, arsitek, karyawan swasta, pedagang, dan lain sebagainya. Tiap­tiap profesi mempunyai ciri khasnya sendiri yang oleh bank dibedakan lagi menjadi tiga golongan, yaitu wirausahawan, karyawan, dan profesional.
Persyaratan yang diminta untuk masing ­ masing debitur perorangan tersebut pada umumnya adalah sama seperti :
  1. Kopi identitas diri (KTP , SIM, atau paspor)
  2. Kopi akte nikah (bagi yang sudah menikah)
Bank meminta salinan akte nikah bagi debitur yang sudah menikah adalah untuk mengetahui apakah harta yang dijaminkan merupakan harta bersama suami-istri atau bukan, sehingga baik istri atau suami debitur dapat dimintai persetujuannya dan turut bertanggung jawab terhadap harta yang dijaminkan ke bank berikut sejumlah hutangnya.
  1. Kopi kartu keluarga.
Sama seperti nomor 2 di atas dan juga untuk mengetahui apakah calon debitur juga menanggung biaya hidup oang lain selain dirinya sendiri.
  1. Kopi rekekening koran/rekening giro atau kopi buku tabungan di bank manapun antara 6 s/d 3 bulan terakhir.
Data ini diperlukan Bank untuk melakukan analisa keuangan calon debiturnya, sehingga dapat diukur seberapa besar penghasilan debitur yang dapat disisihkan untuk membayar angsuran pinjaman tiap bulannya.
  1. Kopi slip gaji dan surat keterangan bekerja dari perusahaan.
Syarat ini hanya diberlakukan untuk calon debitur yang bekerja di suatu perusahaan, pemerintah maupun swasta. Tujuannya untuk memastikan bahwa calon debitur memang bekerja di situ dan memiliki penghasilan tetap setiap bulannya.





DEBITUR BADAN USAHA/PERUSAHAAN
Debitur yang berbentuk perusahaan meliputi bentuk badan usaha seperti CV, PT, firma, dan lain-lain. Persyaratan yang diminta antara lain:
  1. Kopi identitas diri dari para pengurus perusahaan (direktur & komisaris)
  2. Kopi NPWP (Nomor Pokok wajib pajak)
  3. Kopi SIUP (Surat Ijin Usaha Perdagangan )
  4. Kopi Akte Pendirian Perusahaan dari Notaris
  5. Kopi TDP (Tanda Daftar Perusahaan)
Poin nomor 1 s/d 5 akan digunakan oleh bank untuk memeriksa keabsahan / legalitas antara apa yang tercantum di akte pendirian dengan bidang usahanya, segala surat perizinannya dan kewajiban pajaknya terhadap negara.
  1. Kopi rekening koran/giro atau buku tabungan di bank manapun selama 6 s/d 3 bulan terakhir.
  2. Data keuangan lainnya, seperti neraca keuangan, laporan rugi laba, catatan penjualan & pembelian harian, dan data pembukuan lainnya.
Poin nomor 6 dan 7 digunakan Bank untuk melakukan berbagai analisa keuangan terhadap calon debiturnya. Kesanggupan debitur dalam membayar kembali hutangnya akan dianalisa dari berbagai sisi, seperti: kesanggupan dalam membayar kembali hutang jangka pendeknya, kemampuan dan efektivitas manajemen dalam mengelola sumber­sumber yang dimilikinya, kemampuan dalam mencetak laba, dan sebagainya.

JAMINAN
Saat mengajukan kredit ke bank , biasanya Anda akan diminta untuk menjaminkan salah satu harta yang Anda miliki kepada bank sehingga apabila Anda tidak mampu mengembalikan pinjaman tersebut, bank akan menyita harta yang Anda jaminkan tersebut sebagai ganti uang yang Anda pinjam. Tentunya nilai barang jaminan itu harus lebih besar atau minimal harus sama dengan nilai uang yang Anda pinjam.
Jaminan yang diminta oleh Bank untuk Kredit Pemilikan Rumah biasanya adalah rumah yang akan dibeli tersebut. Pada Kredit Pemilikan Mobil, maka mobil yang akan dibeli itulah yang biasa dijadikan jaminannya.
Sedangkan untuk Kredit Usaha dan Kredit Serba Guna, jaminan yang diminta biasanya lebih bervariasi seperti tanah, rumah tinggal, ruko, apartemen, kendaraan, pabrik dan lain -lain.
Untuk menilai apakah jaminan yang diajukan layak untuk dijaminkan maka Bank akan menilai kembali jaminan yang diajukan, biasanya Bank memiliki tim penilai sendiri dalam menilai jaminan tersebut, walaupun terkadang bank juga sesekali memakai tim penilai jaminan dari luar.
C.         Peta Konsep
      Modal usaha
                                   
Sumber modal usaha
Jenis modal usaha
Kredit
                                                           
-modal investasi awal             -sumber intern            -KIK
-modal kerja                           -sumber ekstern          -KMKP
-modal operasional

Penjelasan :
-          Modal usaha : harta yang dimiliki perusahaan yang di pergunakan untuk menjalankan kegiatan usaha atau membiayai operasional perusahaan tanpa mengorbankan aktiva yang lain dengan tujuan memperoleh laba yang optimal .
·         Jenis modal usaha :
1.      Modal investasi awal : Jenis modal yang harus di keluarkan pada awal usaha dan biasanya di gunakan untuk jangka panjang . Seperti , bangunan , peralatan seperti komputer, kendaraan, perabot kantor, dan barang-barang lain yang di gunakan untuk jangka panjang.
2.      Modal kerja : Modal yang di perlukan un tuk kegiatan sehari-hari dan mencerminkan keputusan keuangan jangka pendek.
3.      Modal operasional : Disebut juga dengan modal yang terakhir . Modal operasional adalah modal yang harus di keluarkan untuk membayar biaya operasi bulanan dari bisnis anda. Contohnya, pembayaran gaji pegawai, PLN, air, bahkan retribusi.
·         Sumber modal usaha :
1.      Sumber Intern : modal atau dana yang di bentuk atau di hasilkan sendiri di dalam perusahaan .
Alasan perusahaan menggunakan sumber daya intern :
-  Dengan dana dari dalam perusahaan maka perusahaan tidak mempunyai kewajiban untuk membayar bunga maupun dana yang di pakai.
-  Setiap saat jika tersedia dan jika di perlukan.
-  Dana yang tersedia sebagian besar telah memenuhi kebutuhan dana perusahaan .
-  Biaya pemakaian relatif murah.
Sumber intern dana dalam sebuah perusahaan antara lain :
a.      Laba ditahan
b.      Depresiasi
2.      Sumber ekstern : sumber yang berasal dari luar perusahaan.
Alasan menggunakan sumber ekstern :
§  Jumlah dana yang digunakan tidak terbatas .
§  Dapat di cari dari berbagai sumber.
§  Dapat bersifat fleksibel.
Yang merupakan sumber ekstern perusahaan :
a.      Supplier
b.      Bank
c.       Pasar Modal
·         Kredit
1.      KIK ( Kredit Investasi Kecil) merupakan kredit di berikan oleh bank untuk penambahan modal dalam rangka rehabilitasi usaha, perluasan usaha, atau membangun usaha baru. KIK merupakan kredit jangka panjang (umumnya 5 tahun)
2.      KMKP (Kredit Modal Kerja Permanen) merupakan kredit produksi atau eksploitasi yang digunakan untuk menutup biaya produksi perusahaan, seperti biaya pembelian bahan baku, pembelian bahan penunjang, biaya distribusi, atau pembayaran gaji karyawan.
-          Pesyaratan untuk memperoleh KIK dan KMKP :
1.      Pengusaha pribumi.
2.      Pengusaha atau perusahaan golongan ekonomi lemah.
3.      Mempunyai usaha yang jelas.
4.      Ada izin  usaha atau sedang dalam penyelesaian.
5.      Tidak sedang menerima kredit dari bank lainnya.
6.      Tidak termasuk daftar hitam, daftar kredit rangkap atau daftar kredit macet, menurut catatan pihak bank.
Melalui KIK dan KMKP diharapkan dapat meratakan pemanfaatan hasil pembangunan.
KIK dan KMKP di berikan oleh bank bank pemerintah dengan syarat-syarat yang lunak , yaitu dengan bunga rendah dan jangka waktu relatif panjang.
Dan kedua kredit tersebut di harapkan para wirausahawan dapat memajukan dan memperluas usahanya atau bisnisnya sampai  mereka dapat swasembada dalam membiayai usahanya.